cemilan baik untukmu
Tumbuhkan Kebiasaan Smart Snacking Pada Anak dengan Memperhatikan Logo Cemilan Baik Untukmu
Terasa gak sih kalau tahun 2020 seperti "terbang" gitu aja? Dan baru aja "kemarin" memasuki tahun 2021 eh tahu-tahu bulan Januari sudah habis. Dan ya, tahun ini pun kita masih harus menjalani hari dalam kondisi yang masih Pandemi, artinya banyak aktivitas yang masih harus dilakukan di Rumah ketimbang di luar.
Sebagai Ibu, tentu tugas Saya semakin banyak, terutama dalam hal memastikan kondisi Anak-anak supaya tetap sehat. Setiap harinya saya harus menyajikan menu-menu dengan gizi seimbang untuk sarapan, makan siang, dan juga makan malamnya. Gak cukup hanya makanan pokok, saya juga harus menyiapkan cemilan sehari-harinya, ini nih yang terkadang membuat galau, karena apa yang saya sajikan kadang gak semua disukai Anak, alasannya macam-macam, seperti gak suka rasanya, atau membosankan karena dikasih cemilan yang kurang variatif, huhu sedih ya Buuund.
Lalu seperti apa sih cemilan yang baik untuk Anak itu? nah ini jadi "PR" tambahan untuk Kaum Ibu ya, karena selain rasanya harus enak, cemilan tersebut juga tetap harus yang memberikan manfaat untuk tumbuh kembangnya Anak, jangan yang asal bikin kenyang.
Pentingnya Menyiapkan Cemilan Baik untuk Anak
Kalau ngomongin cemilan Anak, pasti yang ada di benak kita pada umumnya adalah makanan yang serba manis, berwarna-warni, bentuknya lucu-lucu dan menggemaskan. Selain itu, banyak juga jajanan pinggir jalan yang seringkali menarik perhatian Anak, terutama jika "dipancing" dengan bunyi-bunyian yang bikin penasaran, bawaannya Anak kita lari nyamperin yang jualan dan minta dibeliin.
Saya sendiri menyadari kadang ada di titik yang terlalu lelah hingga tidak terlalu memikirkan kandungan dari cemilan yang dikonsumsi Anak, pokoknya yang penting perut Anak terisi dan gak rewel, udah deh beres. Tapi hal seperti itu gak boleh dibiasakan, karena mau seperti apapun kondisi saya, yang baik bagi Anak-anak harus tetap menjadi prioritas utama. Termasuk dalam hal cemilannya.
![]() |
| Kakak Alfath yang sedang aktif-aktifnya, makin banyak hobinya, dan maunya makan es krim terus |
Dari sekian banyak cemilan yang ada, saya harus lebih cermat lagi dalam pemilihannya. Jangan yang hanya Anak suka, melainkan harus yang kaya manfaat terutama untuk kesehatan dan tumbuh kembangnya. Karena cemilan ini gak kalah penting dari makanan utamanya mereka, jadi harus dipersiapkan sama baiknya, jangan sampai dianggap remeh. Walau begitu, selama ini saya memang cukup kesulitan dalam memilih cemilan Anak, antara cemilan yang baik atau sebaliknya. Selain itu, saat saya melarang Anak untuk nyemil ini itu karena alasan takut batuk lah, takut diare lah, dan sebagainya, seringkali saya kebingungan juga menyiapkan cemilan alternatifnya sebagai pengganti.
Kadang cemilan yang saya bikin sendiri malah gak disukai Anak, alasannya karena kurang manis atau kurang menarik perhatiannya, huhu sedih deh kalau udah gitu. Cukup khawatir juga kalau Anak terbiasa nyemil yang gak baik, kebiasaan itu akan terbawa hingga dia besar. Karenanya saya pun coba untuk menambah referensi mengenai cemilan yang baik dan sehat untuk Anak, terutama semenjak Indonesia dilanda Pandemi yang semakin membuat resah. Saya semakin semangat untuk memberikan yang lebih baik dalam hal makanan dan cemilan, demi menjaga kondisi buah hati tetap sehat dan imunnya terjaga.
Tumbuhkan Kebiasaan Smart Snacking dengan Logo Cemilan Baik Untukmu dari Paddle Pop
Antusiasme saya (dan Para Orang tua lainnya) untuk mempelajari tentang cemilan yang tepat untuk Anak, ternyata didukung oleh Paddle Pop dengan diperkenalkannya Logo "Cemilan Baik Untukmu" bertepatan dengan perayaan Hari Gizi Nasional 2021 kemarin. Logo ini memang merupakan wujud komitmennya Paddle Pop dalam menerapkan standar cemilan yang baik sesuai dengan kebutuhan gizi seimbang Anak. Hal ini juga menjadi edukasi bagi Para Orang tua dan Caretaker mengenai pentingnya memilih cemilan yang baik.
Apalagi nih, sekitar 97,7% Anak di Indonesia, terbukti lebih doyan cemilan ketimbang sayuran dan buah-buahan, wow angka yang tidak sedikit ya bahkan hampir semua Anak punya selera yang seperti itu. Menurut Studi SMERU pun menunjukkan tren yang sama, dimana Anak-anak lebih suka cemilan yang notabene mengandung gula, lemak jenuh, dan kalori berlebih dari angka AKG (Angka Kecukupan Gizi) harian Anak.
Sebagai pionir es krim untuk Anak yang sudah menemani kita selama 28 tahun di Tanah Air, Paddle Pop sangat peduli dan mengerti akan tanggung jawab kita sebagai Orang tua dan Caretaker yang tentunya selalu ingin yang terbaik bagi Anak-anak kita termasuk dalam hal cemilan. Paddle Pop tidak hanya membawa kebaikan dalam hal rasa, namun juga dengan kandungan nutrisinya yang tepat.
Saya juga bersyukur karena mendapat kesempatan untuk bergabung dalam Webinar campaign tersebut, apalagi Paddle Pop ini merupakan es krim favorit dari waktu saya masih kecil hingga sekarang saya mempunyai Anak. Saya salut sekali karena Paddlepop peduli terhadap kesehatan dan tumbuh kembang Anak-anak Indonesia.
Dihadirkanlah beberapa Narasumber yang ahli di bidangnya seperti Dra. Rita Endang, Apt., M.Kes selaku Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, dr. Attila Dewanti, Sp. A (K) selaku Pediatrician, dan Sophie Navita seorang Momfluencer yang juga merupakan Presenter Idola saya pada masanya. Acara semakin meriah karena dipandu oleh Kemal, seorang Host kenamaan Tanah Air.
Dra. Rita Endang menghimbau Masyarakat untuk membaca label Informasi pada Kemasan (cemilan). Mengingat banyak sekali cemilan yang beredar di pasaran. Beliau juga berharap Logo Cemilan Baik Untukmu yang dipublikasikan di kemasan produk Paddle Pop dapat membantu Orang tua saat menentukan cemilan untuk Anak.
Selain itu, dr. Attila Dewanti Sp.A (K) menyampaikan mengenai pentingnya memilih cemilan yang baik. Hal tersebut sangat krusial karena jika kita salah pilih cemilan, sangat beresiko yang sifatnya jangka panjang seperti obesitas dan terganggunya daya tahan tubuh Anak. Apalagi di masa pandemi ini 15-25% penyakit Anak-anak diperkirakan karena pola makannya yang kurang tepat, termasuk saat mengkonsumsi cemilan. Kesempatan di Rumah Aja selama Pandemi ini dapat dijadikan sebagai ajang menumbuhkan kebiasaan baru yaitu memilih cemilan yang baik. Balita dan Anak usia Sekolah setidaknya mengkonsumsi cemilan sebanyak 2-3 porsi setiap harinya, tentunya cemilan yag sudah sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Mba Sophie Navita yang turut hadir, juga semangat sharing mengenai pentingnya menanamkan kebiasaan Smart snacking pada Anak sejak dini. Saya termasuk yang mengikuti kegiatannya Mba Sophie semenjak pindah ke Bali, karena saya tertarik dengan pola hidup sehatnya sekeluarga. Mba Sophie bercerita bahwa tugas utama seorang Ibu bukan hanya memberikan yang terbaik, namun bagaimana kita bisa mewariskan kebiasaan baik bagi Anak. Biasanya setiap kali melarang atau membolehkan anaknya memilih cemilan tertentu, Mba Sophie memberikan alasan yang dapat dimengerti, dengan harapan hal tersebut akan menjadi kebiasaan baik yang tertanam hingga kelak Anak-anaknya dewasa, dan lanjut mewariskannya kembali ke generasi selanjutnya.
Hernie Raharja selaku Foods & Refreshment Director Unilever Indonesia menjelaskan bahwa Logo "Cemilan Baik Untukmu" merupakan jaminan bahwa kandungan dari es krim Paddle Pop baik untuk Anak. Logo ini akan dipublikasikan secara berkala pada kemasan dan media komunikasi Paddle Pop. Ini juga merupakan komitmen Unilever terkait Pangan Masa Depan dengan tujuan membantu Masyarakat untuk mengubah pola makan ke yang lebih sehat dan juga ramah lingkungan. Paddle Pop juga konsisten berinovasi dengan meluncurkan produk yang baik, termasuk es krim Paddle Pop yang dibuat secara bertanggung jawab untuk dikonsumsi Anak-anak.
Lalu yang seperti apa sih cemilan baik itu? Hal apa saja yang harus kita perhatikan saat memilih cemilan untuk Anak? Simak beberapa poin berikut yuk!
- Pastikan cemilan Anak mengandung kadar gula, kalori, dan lemak yang sesuai dengan AKG (Angka Kecukupan Gizi). Menurut rekomendasi WHO, dalam satu hari sebaiknya Anak dan Orang Dewasa membatasi kadar gula yang dikonsumsi tidak lebih dari 50 gram, dan lemak jenuh tidak boleh lebih dari 10% total energi (misal, sekitar 18g untuk Anak usia 7-9 tahun). Pastikan juga tidak lebih dari 20% kebutuhan energi harian (sekitar 330 kalori untuk Anak usia 7-9 tahun).
- Pilih cemilan yang mengandung kebaikan susu, mengingat banyaknya manfaat dari susu bagi Anak seperti kalori dan kalsium yang dapat menunjang pertumbuhan tulang Anak dengan optimal. Namun juga pastikan ya Anak kita tidak mempunyai kecenderungan alergi terhadap susu sapi.
- Pilih cemilan yang mengandung serat tinggi, seperti buah-buahan yang mudah dicerna Anak. Selain itu, buah juga mengandung berbagai vitamin yang dapat menunjang tumbuh kembang Anak. Oh iya, Kementrian RI pun menganjurkan Balita dan Anak usia Sekolah untuk mengkonsumsi setidaknya 2-3 porsi setiap harinya.
- Pastikan cemilannya sudah memiliki ijin edar dari BPOM dan tidak ada kandungan BTP (Bahan Tambahan Pangan) seperti asam borat, asam salisilat, dietilpirokarbonat, dulsin, kalium klorat, kloramfenikol, minyak nabati yang dibrominasi, nitrofurazon, formalin, hingga pewarna tekstil Rhodamin B. Karena semua kandungan tadi sangat berbahaya, karenanya dilarang oleh BPOM.
Melalui kampanye #CemilanBaikUntukmu ini Paddle Pop sengaja dirancang khusus dengan standar nutrisi tinggi, dengan batasan dan kandungan sebagai berikut :
- Kalori (≤110 kilokalori),
- Gula (≤12 gram),
- Lemak jenuh (≤3 gram),
- Terbuat dari susu dan buah.
Dengan Standar komposisi diatas, Anak-anak dapat mengkonsumsi Paddle Pop hingga tiga kali sehari, terutama karena komposisinya sudah mengacu kepada standar Internasional WHO dan Kementrian Kesehatan RI. Selain itu Es Krim Paddle Pop ini juga sudah mendapat nomor ijin edar dari BPOM, dan smendapatkan Sertifikat Halal dari MUI. Jadi, semua persyaratan yang mengacu kepada cemilan baik untuk Anak sudah terpenuhi untuk meningkatkan asupan nutrisi Anak.
Paddle Pop Main Yuk, Dukung Perkembangan Mental Anak dengan Permainan Seru & Edukatif
Saat Special Gift dari Paddle Pop mendarat dengan selamat di Rumah, si kecil senangnya bukan main. Awalnya kami berpikir itu hanya Box biasa yang isinya adalah es krim Paddle Pop saja, tapi ternyata di dalamnya ada souvenir lucu berupa bantal Paddle Pop Rainbow, Papan Magnet Kulkas untuk mengatur Agenda nyemil si kecil, dan yang mengejutkan ternyata banyak permainan seru di Box-nya itu, yeayyy happy!
Ini satu lagi bukti Paddle Pop sangat peduli akan tumbuh kembang Anak, tidak hanya ingin mendukung perkembangan fisiknya si kecil, namun juga mendukung perkembangan mentalnya, dengan menggalakkan #PaddlePopMainYuk yang telah berlangsung sejak November 2020. Itu artinya, sebelum menjalankan Campaign Cemilan Baik Untukmu, Paddle Pop sudah lebih dulu mengajak Orang tua menginisiasi momen bermain bersama Anak, karena Paddle Pop meyakini banyak hal baik dimulai dari aktivitas bermain. Dengan cemilan yang sudah terpenuhi gizi seimbangnya, Anak-anak dapat bermain dan berakivitas dengan baik juga.
Lihatlah betapa kami menikmati waktu kebersamaan lebih seru dengan hadirnya Paddle Pop di tengah-tengah kami. Terutama di masa Pandemi ini, dimana kejenuhan mudah hadir dikarenakan kita tidak leluasa untuk beraktivitas di luar Rumah, permainan dari Paddle Pop membantu kami menjalani hari lebih positif, dan itu berpengaruh terhadap Imunitas kami yang tetap terjaga.
Terima kasih Paddle Pop karena memudahkan Para Orang tua untuk memilih cemilan yang baik bagi Anak, hingga kami semakin mudah menciptakan momen kebersamaan untuk bermain seru dan menyenangkan, sambil ngemil cemilan baik dan sehat. Mulai sekarang, kalau mau beli cemilan Anak, pastikan dulu komposisinya, dan lebih baik lagi kalau ada Logo "Cemilan Baik Untukmu" seperti Paddle Pop yaaa.
Selamat menikmati waktu berkualitas bersama Keluarga dengan Paddle Pop!



















